Cerita Dewasa Terbaru 2016 Niken Cute Bikin Merangsang

10486 views
Agen Betting Terpercaya Obat Pembesar Penis
Obat Pembesar Penis Obat Pembesar Penis

Cerita Dewasa Terbaru 2016 Niken Cute Bikin Merangsang – Seusai berminggu-minggu berhubungan dengan kak Taufik tanpa kejelasan, akupun mulai bosan dan merasa hanya dikegunaaankan saja. Tubuhku hanya diharapkan ketika dirinya mau. Bahkan sempat ketika sehabismeperbuat seks, dirinya memgambar tubuh bugilku dan memberikan terhadap kawan-kawannya.

Cerita Dewasa Terbaru 2016 Niken Cute Bikin Merangsang Cerita Dewasa Terbaru 2016 Niken Cute Bikin Merangsang Cerita Dewasa Terbaru 2016 Niken Cute Bikin Merangsang busty korean 4htrj 5

Cerita Dewasa Terbaru 2016 Niken Cute Bikin Merangsang – Aku merasa jengkel dan ingin memkabarhunya, tetapi ketika ku hubungi, dirinya tidak sempat membalasnya. Tapi ketika dirinya ingin meperbuat sex denganku, dirinya terus menghubungiku. Dan bila aku menolaknya, dirinya mengancam bakal menyebarluaskan gambar tersebut ke seluruh siswa di sekolah. Akupun hanya dapatmenuselaluya sebab tidak mau reputasiku hancur di sekolah. Aku masuk kategori 10 cewek tercantik di sekolah dengan tidak sedikit prestasi. Jadi aku terpaksa mengikuti kemauannya sebab dirinya juga orang yang kusuka.
Sama semacam siang ini, ketika aku pulang sekolah. Saat itu aku sedang ada ekskul teater dan kak Taufik juga sedang ekskul paskibra. Tiba-tiba hapeku bergetar tanda bbm masuk.
“niken,nanti kakak tunggu di depan gerbang seusai sekolah beres ekskul. Ada yang mau kakak omongin.” isi pesan kak Taufik.
Akupun berpikir sejenak sebab aku tahu tentu kak Taufik ada maunya kalo menghubungiku,tapi aku juga ingin menuturkan mengenai gambar hot ku yang disebar ke kawan-kawannya. Akupun membalas bbmnya, “Oke, kak. Aku juga mau ngomong sesuatu sama kakak.”
Ekskulteater pun dibubarkan sebab latihan telah beres. Latihan kali ini cukupmelelahkan juga hingga hingga bajuku basah oleh keringat, jadi bra hitamkuterkesan dari luar sebab aku hanya memakai baju kaos putih polos yang ketat,sedangkan untuk bawahan, aku tetap memakai rok abu-abuku yang pendek. Aku punlangsung menuju pintu gerbang sekolah dan menghampiri kak Taufik yang telahmenantikan disana
“Aduh,Niken, kok pakaiannya begitu sih? Gak baik tau,” ujar kak Taufik sokperhatian.
“Gakpapa kok, kak. Tadi abis latihan terus males ganti lagi.” jawabku.
“Oh,ya udah. Yuk masuk ke mobil kakak.” ajaknya.
Akupunmasuk ke dalam mobil Jazz merah tersebut dan tidak tahu mau dibawa kemana. Didalam perjalanan, kami semacam orang yang tidak saling kenal. Kami hanya diamdengan pikiran masing-masing sebab aku tetap jengkel kepadanya. Aku hanyasibuk mengutak-atik ponselku dan kak Taufik fokus menyetir. Tidak lama kemudian,mobil pun tiba di rumah kak Taufik dan langsung dimasukkan ke garasi. Aku turundan langsung disuruh masuk ke rumahnya.
“Dudukdisini dulu ya, anggap aja rumah sendiri. Kakakmau ke kamar sebentar.” Kak Taufik pun berangkat ke kamarnya dan aku di ruangtamu.
Dimeja terkesan ada sirup satu gelas. Mungkin terbukti untukku sebab akupun sangathaus sekali. Tanpa pikir panjang, aku langsung menenggaknya. Tidak lama kemudian,kak Taufik kembali ke ruang tamu dengan tetap memakai baju seragam. Kamipunmengobrol sebentar. Tanpa kusadari, tubuhku terus panas dan gerah. Aku rasaada yang salah dengan minuman tadi. Tetapi aku mengabaikannya sebab aku telahtak sabar ingin menanyakan mengenai gambar bugilku. “Kak, aku boleh mintatolong gak?” tanyaku.
“Apa?”sahut kak Taufik.
“Gambarkujangan kasih tau siapa-siapa dong, kelak aku dikiranya cewek terjangkauan.” ucapku.
“Ohitu… iya, kakak juga mau ngomong itu. Kalo kalian mau liat file aslinya, ada dikomputer kamar kakak. Kalian liat aja dulu gambarnya, habis itu terserah mau dihapusatau enggak. Kakak mau ke kamar mandi dulu.” jawab kakTaufik sambil meninggalkanku.
Tubuhkurasanya terus menggila. Mungkin minuman tadi telah dikasih obat perangsang,tapi aku tidak peduli. Aku langsung masuk ke kamarnya dan mencari file gambarkudi komputer kak Taufik yang telah menyala. Aku ingin menghapusnya dan berharaptidak ada copy-annya lagi. Tetapi ketika sedang mencari gambar tersebut, tiba-tibaada kedua tangan memegangi tanganku dari belakang. Ketika aku menoleh untukmengenal tangan siapa itu, pemiliknya langsung melumat bibirku.
“Mpphhh!!”desahku tertahan. Nyatanya itu kak Taufik.
Akupunlangsung membalas ciumannya sebab aku juga telah sangat terangsang. Kamiberciuman dengan sangat ganas dan panas. Tetapi seusai berbagai saat, aku kemudianmelepaskan ciumannya.
“Kak,jangan sebar gambar aku lagi ya. Aku mau kok ngapain aja asal rahasia kami jangan ada yang tau.” aku mengatakan terhadap kak Taufik.
“Iya,Niken sayang. Kakak janji kok gak bakal sebarin lagi.” balasnyasingkat dan langsung menciumku lagi.
Dibaliknya tubuhku dan dipeluknya denganerat hingga saat ini kami saling berhadapan berpelukan dengan lidah yang saling menghisapdan membelit. Bunyi kecap lidah kami sangat jelas terdengar. Sambil tetapberciuman, kak Taufik menggendongku menuju ke ranjangnya. Aku yang telahterangsang hanya dapat pasrah saja. Ditidurkannya aku di kasurnya yang luastersebut. Diciuminya aku satu persatu, mulai dari kuping hingga leherku.
Akumulai mendesah pelan. “Ahhh… Kak!” Kak Taufik terus menjelajahitubuhku dengan mulutnya. Dibukanya kancing seragamku satu persatu. Diciuminyadadaku yang tetap terbungkus oleh bra merah.
“Hmmm…kak, hmmm…” akupun terus mendesah.
Lalu tangan ka taufik meremaspayudaraku. Dibukanya kaitan bra yang terbukti berada di depan. Dan dirinya mulaikembali menciumi payudaraku lagi.
“Ahhhh…kak, ahhh…” Diemutnya putingku bergantian kanan dan kiri, kadang juga digigitnyakecil hingga meninggalkan bekas kemerahan.
Aku yang telah tahu apa yang akanterjadi selanjutnya, langsung saja membuka rok abu-abuku beserta celanadalamku.
Menontonhal tersebut, kak Taufik juga membuka seluruh pakaiannya dan memamerkan tubuhberototnya. Tanpa pikir panjang, dirinya langsung mengarahkan penisnya ke mulutku.Aku pun dengan sigap membuka bibir dan memasukkan benda itu ke dalam mulutku.Kukulum penisnya dengan penuh nafsu. Kuperbuat gerakan lembut dengan lidahkusambil mataku menatap ke arah kak Taufik yang sedang merintih keenakan. Kujilatujung kemaluannya dengan lidahku sambil kadang kugesekkan ke gigi-gigiku.
“Ahhh… yes, like this, honey! Ahh… holy shit!!” desisnya saat lama-lama kulumanku menjadi teruscepat.
Kumaju mundurkan kepalaku hingga dirinya merintih tidak tahan. Kak Taifuk punmemegangi kepalaku dan ikut memaju mundurkan pinggulnya.
“Ahhhh…iya, terus! Bentar lagi kakak keluar!!” lenguhnya.
Akupun terus semangat memblowjobnya, hingga tidak lama kemudian kurasakanlahar panas memenuhi mulutku.
“Ahhhh…yes, swallow it!!” kak Taufik tetap menahan kepalaku, mau tidak mau akupunwajib menelan sperma tersebut.
Akukira semua ini bakal beres cepat sebab kak Taufik telah orgame, tetapi nyatanyadugaanku salah. Dirinya melepas kepalaku dan mengeluarkan penisnya yang terkesanmasih tetap tegang. Dengan kasar, dirinya pun mengatur posisi untuk menyetubuhiku.Dibukanya kedua pahaku lebar-lebar dan dirinya mengambil posisi cocok di tengah-tengahdiantara kedua pahaku. Dirinya siap untukmeperbuat penetrasi. Dengan sekali percobaan, seluruh batang kejantanannyalangsung masuk ke dalam liang vaginaku. Ditusuknya vaginaku dengan tempo pelan untukmenyesuaikan diri.
“Ahhh… kak, ahhh… yes! Slowly!” akupunmulai mendesah pelan.
Kedua tangannya meremas kedua payudaraku dan mulutnyamencupang leherku. Tubuh kami terus menyatu dan tempo genjotankak Taufik makin lama terus cepat.
“Ahhh…kak, ahh… ahh… ahhh…” desahku terputus-putus mengikuti irama tusukanpenisnya.
Ketika telah bosan dengan posisi ini, diamengangkat kakiku yang jenjang ke pundaknya. Tangannyatetap meremas kedua bongkahan payudaraku.
“Niken,ahh… you’re ahhh… so ahhh… sexy ahhh…” pujinya sambil terus memompatubuhku dengan cepat.
Aku yang disetubuhinya hanya dapat merem melek keenakansambil ikut mendesah.
Saatitulah, pas lagi enak-enaknya, tiba-tiba pintu kamar kak Taufik terbuka.
“Surprise!”
Nyatanyadua orang kawan kak Taufik masuk dan salah satunya ada yang mengangkat handycam.Akupun langsung bentrok dan mencoba melepaskan diri. “Apa-apan ini? Kak,lepaskan aku!!” teriakku. Tetapi kak Taufik malah terus cepat memompatubuhku dan tangannya telah memegang kedua tanganku.
“Tenangaja, Niken. Kakak cuma mau buat kenang-kenangan kok sebelum kakak lulus.”bisiknya.
Akupunsontak kaget dan langsung melototkan mataku ke arah kak Taufik. ”Kakak gila!”umpatku.
“Sst…gak usah kaya gitu. Kakak tau kok kalian juga lagi horny kan?” tuduhnya.
Ya,aku akui itu. Bahkan, bukannya berusaha kabur, aku malah pasrah dengan apa yangakan terjadi. Dan yang lebih aneh lagi, tubuhku terasa terus horny, mungkinsebab pengaruh minuman yang dikasih kak Taufik.
Menontonkondisiku yang hanya pasrah di bawah tubuh kak Taufik, kawan-kawannya yangmemegang handycam mendekatiku dan segera merekam aksi persetubuhanku dengan kakTaufik.
“Gila, Fik. Seru juga nih ya. Ini kan adek kelas yang diincarsemua lelaki di sekolah kita? Kok lo dapat sih?” ujar kawannya yangmemegang handycam.
KakTaufik tidak menjawabnya, dirinya terus fokus memompa tubuhku. Sementara kawan yangsatunya telah mulai melucuti pakaiannya sendiri. Terkesan badannya yang kekardan penisnya yang ukurannya hampir sama dengan punya kak Taufik menegangsempurna. Tanpa pikir panjang, dirinya langsung menghampiriku dan mengarahkanpenisnya ke mulutku.
Mula-mulaaku menolaknya. Aku kunci mulutku supaya penisnya tidak masuk. Tetapi kak Taufikmencubit putingku jadi dengan refleks akupun berteriak. “Auww!!!”Dengan cepat penis tersebut didorong ke dalam mulutku. Dan saat telah masuk, kepalakuditahan olehnya. Dirinya lalu memaju mundurkan pinggulnya jadi penisnya semacammenyetubuhi mulutku. Aku yang telah pasrah terpaksa wajib menikmatinya.Kumainkan lidahku melingkari kepala penis tersebut dan kadang kujilati celahkencingnya.
“Ahh…you become little slut now!” kata kawan kak Taufik keenakan sambil matanyamerem-melek memandangiku.
Sedangkan kawannya yang sedang merekam adegan panasini juga telah telanjang bulat dan mengocok penisnya sendiri.
KakTaufik dan kawannya tiba-tiba mengentikan gerakannya. Lalu kak Taufikmelepaskan penisnya dan menolongku bangun. Kini dirinya pindah ke belakang,sedangkan kawannya yang penisnya tadi kukulum, pindah ke depan dan mengambilposisi tiduran. Aku mengerti apa yang diharapkan oleh mereka. Dengan perlahan,aku menaiki tubuh kawan kak Taufik dan memasukkan penisnya ke dalam vaginaku.

Blessss!!!

Masuklah benda coklat panjang itu dengan sekali hentakan. Vaginaku rasanya begitu nyeridan penuh. Tanganku segera bertumpu pada dadanya yang bidang saat aku mulaimenggoyangkan tubuhku.
“Ahh…ahhhh… ahhh… ahhh…” aku mendesah, terus lama gerakanku menjadi terusliar.
Aku semacam coboy yang lagi mengendarai kuda. Bedanya, yang ini kudanyamerupakan manusia dan aku bertumpu pada penisnya. Kawan kak Taufik memelukkusehingga saat ini dada kami saling menyatu. Aku cium bibirnya dan dibalas denganlidahnya yang memasuki rongga mulutku.
Tiba-tibakurasakan benda tumpul menggesek celah anusku. Aku berusaha menoleh ke belakang,tetapi kepalaku tetap ditahan supaya ciuman kami tidak terlepas. Kurasakan benda itu mulai memasuki anusku dengan cara perlahan. Sangat perih sebabini untuk yang pertama kalinya. Seusai ciuman kami terlepas, barukah aku tahunyatanya kak Taufik lah yang sedang berusaha memperawani celah Anusku. Belumsempat aku memohon supaya dirinya tidak melanjutkan, kak Taufik dengan sekali hentakanyang kencang menusukkan penisnya. Dirinya sukses menerobos celah anusku!!!
“Ngghhhhhh…!!”akupun menjerit menahan sakit, mulutku membuka membentuk huruf O.
Tetapibelum beres penderitaanku, tiba-tiba suatu penis telah memasuki celah mulutku,memaksaku untuk diam.
“Mhhhhmpph!!!”
Nyatanyakawan kak Taufik yang memegang handycam yang meperbuatnya. Ia mengarahkanhandycam-nya cocok ke wajahku. Di-zoom nya wajahku yang sedang kepayahanmengulum penisnya sambil merintih keenakan. Aku yang telah terbawa nafsu,menatap handycam tersebut dengan wajah yang sayu. Oh tidak, inikah yangdinamakan gangbang? Sangat menyiksa tetapi begitu nikmat.
Merekabertiga terus meperbuat aktifitasnya. Tangan mereka pun bekerja semua. Ada yangmeremas payudaraku, memukul pantatku dan memegang kepalaku. Tiba-tiba penisyang ada di mulutku kurasakan terus membesar, mungkin bakal mengeluarkanspermanya. Segera kuperbuat deepthroat supaya penis tersebut segera menyemburkanisinya. Tetapi kawan kak Taufik hebat penis tersebut keluar. Diambilnyatanganku dan disuruhnya aku untuk mengocoknya. Aku pun meperbuatnya menghadap kemukaku sambil kutoleh handycam dan mendesah,
“Ohhh… yess, a littleharder, guys! Ahh… little harder!” aku merintih kesetanan.
“Ahh…come on, faster! Ahh… kocok yang cepet! Aahhh…” pinta kawan kak Taufikyang hampir menjelang orgasme.
Lalu… Crooot! Crooot! Crooot! keluarlah semua isipenis tersebut, mengenai cocok di wajah dan rambutku. Aku pun terusmengocoknya hingga penis tersebut mengkerut kecil. Lalu kumasukkan lagi ke dalammulutku untuk membersihkan sisa-sisa sperma yang tetap ada. Aku telah sangat terbawaoleh nafsu dan tidak memakai akal sehat lagi.
Seusai itu kawan kak Taufik pun mundur danmelanjutkan merekam persetubuhan dua pria dengan satu wanita. Aku yang dihimpitdua pria dan dua penis yang menusuk celah kemaluan dan anusku, hanya dapatmendesah keenakan. Rasa perih, geli, dan nikmat bercampur menjadi satu. Seusaicukup lama, tiba-tiba kurasakan vaginaku berdenyut.
“Ahhh… come on ahh… aku udah gak kuat lagi,kak!” aku meracau semacam kesetanan.
“Ahhhh… kak, I’m cuming! I’mcuming! Ahh… yess ahh… fuck! Ahhhh…” akupun orgasme untuk pertama kalinya.
Tubuhku langsung lemas dan mereka juga berhenti menggoyangkan pinggulnya.
Tapi belum sempat aku beristirahat, tiba-tibakawan kak Taufik mengambil posisi di belakangku dan kak Taufik pindah ke depan.Kawan kak Taufik mengambil posisi duduk dan hebat tubuhku untuk dipangkunya.Penisnya yang besar mencoba menerobos anusku lagi. Mungkin sebab telahdiperawani oleh kak Taufik jadi tidak terasa terlalu perih.
“Nggghhhh!!” kami berdua melenguh saatpenis dan anus kami menyatu.
Dia langsung menidurkan dirinya dan diriku jadi aku kini telentang di atas tubuhnya, dengan penisnya ada di dalam anusku.
Kak Taufik membuka lebar pahaku dan memasukanpenisnya ke dalam vaginaku. Dengan sekali hentakan, ambles lah seluruh batangkemaluannya ke dalam vaginaku. Oh, God! Aku bakal di gangbanglagi. Kedua pria tersebut menggerakan pinggulnya masing-masing. Aku hanya dapat mendesahdengan muka pasrah dan penuh sperma. Aku tatap kamerasambil menggigit bibir bawahku supaya terkesan lebih menggoda.
“Ahhh…yes, ahh… fuck me harder!” aku meracau tidak jelas sebab kedua penistersebut terus menggali kedua celahku.
Tiba-tiba kak Taufik terusmempercepat kocokannya dan kurasa dirinya bakal segera keluar.
“Ahhh…ahhh… kakak mau keluar!” Dirinya terus memompa tubuhnya terus cepat.
Akupunjuga merasa bakal orgasme. Kurasakan penis kak Taufik terus membengkak dandinding-dinding vaginaku juga mulai berdenyut kencang.
“Aaahhhhhhhhhh…ahh… ahhhhhh!!” desahku panjang tanda orgasme.
Kak Taufik juga keluardan menumpahkan spermanya ke liang vaginaku. Kawannya yang sedang memompaanusku pun berhenti untuk membiarkan aku untuk merasakan detik-detik orgasmeyang aku alami.
Cairankental keluar dari liang vaginaku. Air mani kak Taufik dan cairan orgasmekumeleleh bersatu keluar bagai sungai sebab begitu tidak sedikitnya. Kak Taufik yangtelah orgasme melepaskan penisnya dan mendekatkan kembali ke wajahku. Akulangsung saja memegang batang yang telah loyo itu dan memasukkannya ke dalammulutku untuk membersihkan sisa-sisa spermanya yang tetap ada.
Seusaisedikit istirahat, kawan kak Taufik yang penisnya tetap berada di anusku mulaimenggerakkan pinggulnya kembali. Tetapi aku telah sangat lelah hingga aku memohonuntuk berhenti. “Kak, aku telah capek. Kelak lagi ya?” pintaku dengansuara lirih.
“Tanggung,kakak juga udah mau keluar nih. Lanjutin aja dulu bentar. Kini kalian gantiposisi ya,” sahutnya.
Akuyang telah sangat lelah langsung berinisiatif berdiri dan membalikkan tubuhkumenghadap dirinya. Dirinya tetap tiduran. Aku mulai menurunkan pinggulku menujupenisnya.
“Nghhhhhhh!!!” Dengan mudah penisnya masuk ke celah vaginaku.
Akupun langsung menaik-turunkan tubuhku dengan cepat supaya dirinya cepat orgasme danmengakhiri ini semua.
“Ahhh…yes, ahhh… yess!” erangku yang telah kesetanan.
Kedua tanganku meremaskedua payudaraku sendiri untuk meningkatkankan nikmat yang tiada tara ini.
“Iya,ahh… begitu, ahh… Niken, ahhh… terus, ahhhh…” dirinya memerintahkuuntuk terus memompa diriku sendiri.
“Ahhh… kak, ahhh… do you like it,baby?” aku menggodanya tanpa menurunkan tempo.
Tubuhkuterus bergoyang naik turun menikmati persetubuhan yang sangat melelahkan ini.Vaginaku mulai berdenyut lagi. Kurasa aku hampir orgasme untuk yang keduakalinya.
“Ngghhhh…kak, aku ahhh… mau keluar!” jeritku.
“Iya,terus goyangin badan kamu!”
“Akukeluarrrr… agghhhhhhh!!!”
“Kakakjuga, ahhhhhhhhh…”
Kamipunorgasme dengan cara bersamaan. Dirinya melepaskan seluruh spermanya ke dalam vaginakusehingga ketika aku berdiri untuk melepaskan penisnya, spermanya yang bercampurdengan cairan vaginaku menetes melewati pangkal pahaku.
Seusaitidak lebih lebih tiga jam aku disetubuhi, akupun mandi di rumah kak Taufik untuk menghapus aroma sperma dan keringat kakak kelas yang ada di tubuhku. Seusai beres mandi, aku pun meminta kak Taufik untuk memenuhi janjinya untuk tidakmenyebarkan video tersebut. Ya, untuk terakhir kalinya aku meperbuat faktor inidengan kak Taufik sebab ia telah lulus dan melanjutkan kuliah di luar negeri,sedangkan aku tetap wajib dua tahun lagi untuk meluluskan sekolah SMA-ku ini.

Incoming search terms:

  • cerita bikin merangsang
  • cerita ciuman yang merangsang
  • cerita dewasa bikin merangsang
  • cerita seks bikin merangsang
  • cerita ngentot bikin merangsang
  • cerita ngentot paling buat merangsang
  • cerita hot bikin merangsang
  • cerita sek yang bkin merangsang
  • cerita deepthroat
  • cerita dewasa yang bikin merangsang

Tags: #cerita dewasa #cerita mesum #cerita ml #cerita ngentot #cerita porno #cerita sex

vimax
Agen Betting Terpercaya Obat Pembesar Penis
Obat Pembesar Penis Obat Pembesar Penis

Tinggalkan pesan "Cerita Dewasa Terbaru 2016 Niken Cute Bikin Merangsang"

Penulis: 
    author